Behind DeText #2: Penulis Cerita The Simpson Yang Memprediksi Masa Depan


Penulis Cerita The Simpson Yang Memprediksi Masa Depan adalah thread pertama saya setelah resmi menjadi bagian dari Kaskus Kreator--sebuah wadah bagi kaskuser yang hobi bikin thread. 


Tahun 2018, saya sedang aktif-aktifnya main di Kaskus. Waktu itu memang ada thread Sub-forum Stories From The Heart (SFTH) yang sedang saya ikuti. Dengan memegang prinsip "sambil menyelam minum air lalu nangkap ikan" saya memantapkan diri ingin menghasilkan thread yang menghibur bagi Kaskuser sekaligus mencari receh. 


Setiap thread dari Kaskus Kreator yang lolos review dihargai Rp. 1 per view-nya. Sampai saat ini thread pertama saya sudah dilihat oleh 38.000 lebih orang. Lumayan, dua tahun bisa dapat 30K. Wkwkwk


Tapi nggak masalah, dengan melihat banyaknya kaskuser yang berkomentar pun saya sudah senang. Saya percaya bahwa jumlah share sama dengan jumlah orang yang menyukai thread saya. Kalau nggak suka, buat apa di-share, ya kan? 


Thread yang membahas penulis The Simpson ini terinspirasi dari sebuah tulisan--saya lupa baca di mana--yang bilang bahwa beberapa kejadian ternyata sudah diprediksi oleh kartun asal Negeri Paman Sam tersebut. Salah satunya adalah Trump yang jadi Presiden. 


Karena ingin beda, daripada membahas "apa saja kejadian yang sudah diprediksi oleh The Simpson?" saya lebih memilih "siapa yang memprediksinya?" dengan kata lain, penulis ceritanya. 


Kemudian mulailah pencarian judul-judul episode yang memprediksi kejadian tersebut lalu saya mencari penulisnya di Google. Alhamdulillah semuanya ada, lengkap dengan fotonya. Hehehe. 


Set set set


Thread saya rampung, langsung submit dan lolos review. Setelah submit saya nggak peduli apakah naik HT atau nggak, pokoknya secepat mungkin harus bikin thread lagi. 


Ternyata nggak lama kemudian thread itu naik HT dan rasanya menyenangkan! Ini juga menaikan moral dan semangat saya untuk terus menulis. Kebetulan sedang libur nulis skripsi, jadi bisa fokus. 


Saya libur nulis skripsi karena harus menjaga keponakan sementara ibunya--kakak saya--menjalani pengobatan penyakit jantung yang dideritanya. Daripada pusing memikirkan skripsi mending saya alihkan energi yang tersisa untuk berkarya. Sejelek apapun hasilnya, itu adalah buah dari pikiran saya sendiri. Bagi saya, ia selalu sempurna.


Thread ini, bagi saya adalah sebuah bukti bahwa gagasan saya bisa diterima dengan baik. Sampai kapanpun akan saya ingat ceritanya.


Jika saya tulis kembali thread ini, mungkin akan ditambahkan opini pribadi bahwa para penulis pada dasarnya merupakan orang cerdas yang pandai memerhatikan keadaan. Dengan segala dinamika yang terjadi pada saat penulisan cerita, saya pikir mereka pantas masuk daftar orang hebat versi saya sendiri. 


Jika dilihat dari jauh, semua cerita itu adalah imajinasi penulisnya yang mungkin berpikir "bagaimana jika Trump menjadi Presiden Amerika?" atau "bagaimana jika ada 'oknum' FIFA yang korupsi?" dan yang lainnya. 


Jawaban dari semua pernyataan itu kemudian dibikin satu episode. Hingga pada akhirnya banyak imajinasi tersebut yang jadi kenyataan.

Lebih baru Lebih lama