#30dayswritingchallenge day 2: Hal yang bikin saya senang dan yang saya senangi




Kalau ditanya apa ha yang bikin saya senang, cukup sulit menjawabnya. Bukan, bukan karena saya menyenangi banyak hal. Yang terjadi justru sebaliknya, saya nggak menyenangi apa-apa makanya bingung harus jawab apa. Tapi biar saya coba jelaskan dalam tulisan ini, atau lebih tepatnya jabarkan. 


Sebelum masuk ke “sesuatu yang bikin saya senang” sebaiknya saya mulai dari pengertian kata “senang” itu sendiri. Soalnya ada hal yang bikin saya senang setelah mengerjakan atau mendapatkannya; ada juga hal yang saya senang mengerjakannya. Tentu ini dua klausa yang berbeda. 


Yang pertama, saya mendapatkan energi positif setelah mengerjakan sebuah pekerjaan atau mendapatkan sebuah barang. Sementara yang kedua, saya mendapatkan energi postifinya saat mengerjakan sebuah pekerjaan atau mendapatkan sebuah barang. Wkwkwk. Bingung, nggak? Gapapa lah ya, ikuti saja sampai selesai—kalau kamu gabut. 


Dan saya kira, keduanya bisa menjadi jawaban untuk pertanyaan “apa hal yang bikin saya senang.” Artinya, saya harus menulis sedikit lebih banyak—dan ini bagus untuk mengasah kemampuan saya, dong.


Hal yang bikin saya senang setelah mengerjakannya adalah nonton anime dan baca manga seharian! Ini wajib jadi nomor satu. Buat saya, anime dan manga lebih adiktif daripada film. Tapi di saat yang sama, saya juga jadi sangat sangat sangat nggak produktif saat kecanduan dua budaya Jepang ini. 


Dulu, sekitar tiga tahun yang lalu, atau saat saya semester akhir kuliah, anime adalah hidup saya. Bahkan, pernah suatu hari saya hanya diam saja di kamar menghabiskan satu seri anime. Kalau nggak salah fullmetal alchemist sama assasination classroom, deh. Dua anime ini punya cukup banyak episode: fullmetal alchemist sekitar 80an episode dan assasination classroom 50an episode. 


Sekarang mari kita hitung berapa waktu yang dibutuhkan untuk menamatkan 80 episode anime. Umumnya, satu episode itu durasinya sekitar 20 menit atau 24 menit jika ditambahkan opening dan ending song. Coba kita hitung, 80 dikali 20 hasilnya 1,600 menit atau sekitar 26 jam alias satu hari lebih! Alig!!!


Dulu itu kalau nggak salah saya cuma tidur empat apa lima jam gitu. Berarti saya perlu wakt satu setengah hari untuk menyelesaikan anime fullmetal alchemist. Dan ini tentu saja waktu yang nggak sedikit untuk menonton satu judul anime. Parahnya, saat itu saya sama sekali nggak keluar rumah bahkan untuk merokok. 


Yang kedua, assasination classroom yang jumlah episode-nya ada 50. 50 dikali 20 hasilnya 1,000 dibagi 60 menit jadi 16 jam. Dengan kata lain, saya butuh waktu setengah hari lebih untuk menyelesaikannya. 


Dulu, saya sih nggak mikirin harus produktif atau menyelesaikan skripsi yang menyebalkan itu. Pokoknya setelah satu judul habis, saya ganti ke judul yang lainnya. Dan ini berjalan terus selama tiga bulan apa enam bulan—pokoknya cukup lama. 


Kesimpulannya, anime bikin saya jadi pangeblukan tapi di saat yang sama membuat saya senang juga. 


Hal yang bikin saya senang selanjutnya adalah main gim. Ah, kalau ngomongin gim saat ini, rasanya saya sudah menyia-nyiakan banyak waktu sejak dulu. Tapi saya senang, gimana dong? Wkwkwk. 


Sejak mengenal hp layar sentuh, gim adalah aplikasi yang wajib ada di hp saya. Jaman saya SMA, nokia 5233, 5800, 5230, c6, dan symbian v5 sedang jadi primadona. Alhamdulillah, saya bisa membeli nokia 5233 setelah prakerin (praktek kerja industri) selama tiga bulan di kantor instansi pemerintahan. 


Di nokia 5233 itu, saya menginstall gim football manajer versi luring. Gim ini menurut saya sangat mirip dengan gim football manager di komputer. Karena saya bisa membeli dan menjual pemain, mencari bibit muda unggulan, melatihnya sampai semua statistik performanya bagus. 


Dalam satu hari, saya bisa menghabiskan satu sampai dua jam buat main gim tersebut. Jangan pikir ini waktu yang sebentar, karena satu pertandingan hanya membutuhkan waktu 10 menit saja. Itu pun kalau nggak dipercepat atau di-skip. Kalau dipercepat mungkin cuma butuh kurang dari 5 menit. Kalau di-skip malah hasil pertandingannya bisa langsung keluar. Jadi kebayang, dalam satu-dua jam saya bisa menyelesikan banyak sekali pertandingan. 


Dari nokia symbian v5 saya pindah ke Androin Jelly Bean di hp Samsung Galaxy Young GT S6310. Android, di tahun 2013 adalah barang mewah dan sangat sangat baru. Setiap hal yang ada di dalamnya sangat memanjakan mata dan pikiran, termasuk gim. 


Di era android ini, saya berkenalan dengan CoC alias Clash Of Clans. Gim real time strategi yang luar biasa adiktif. Saking adiktifnya, sampai sekarang masih saya mainkan. Tujuh tahun!!!


Jujur saja, main CoC bikin saya lupa waktu. Apalagi setelah si khotbi, sohib saya dari smp, ikut juga main CoC. Bersama dia saya bergabung ke dalam sebuah clan bernama Galuh Ciamis dan menemukan kehidupan yang baru. Gimana nggak, di clan ini semua anggotanya benar-benar tergila-gila sama CoC. Kami pernah masuk ke urutan 30 untuk clan dengan trophy terbanyak se-Indonesia. 


Waktu kegandrungan CoC, saya pernah bangun pukul 3 subuh saat UAS. Bukan, bukan buat menghapal atau membuat contekan, tapi main coc selama dua jam sampai jam 5 subuh. Lalu setelah itu baru menghapal materi buat UAS. Pernah juga main CoC sampai ketiduran. Hahaha


Hal yang saya senangi saat mengerjakannya


Kalau boleh jujur, sebenarnya menulis adalah hal yang paling saya senangi dan satu-satunya kegiatan yang terus saya lakukan sejak SMP. Artinya, sudah tiga belas tahun saya menyenangi dunia tulis-menulis. 


Awalnya, saat pelajaran TIK di SMP saya diharuskan membuat sebuah blog. Sejak itu, mungkin ada 5 kali saya bikin blog. Dan alhamdulillah blog yang pertama kali dibikin sekarang sudah bisa diakses lagi. Yeaay!!! sumpah saya senang sekaliii!!!!!!!!!


Dalam setiap blog, saya nggak pernah membiarkannya kosong begitu saja. Biasanya saya menulis curahan hati yang berkaitan dengan keadaan sosial-politik di Indonesia, pertemanan, atau kehidupan pribadi saya yang lainnya. 


Pernah juga saya membahas anak-anak chitos di sana. Wkwkwk.

Lebih baru Lebih lama